Artikel

Pemilihan Warna Prinsip, Psikologi, dan Cara Memilih Warna yang Tepat untuk Desain

Pemilihan Warna Prinsip, Psikologi, dan Cara Memilih Warna yang Tepat untuk Desain
Pemilihan Warna Prinsip, Psikologi, dan Cara Memilih Warna yang Tepat untuk Desain

 

Pemilihan Warna Prinsip, Psikologi, dan Cara Memilih Warna yang Tepat untuk DesainBanyak yang bertanya, mengapa pemilihan warna penting dalam desain, bagaimana cara memilih warna yang tepat, dan apa pengaruh warna terhadap psikologi manusia serta brand? Warna adalah elemen penting dalam desain yang berfungsi menghadirkan kesan, emosi, dan identitas visual suatu karya. Dalam dunia desain, pemilihan warna yang tepat dapat menarik perhatian audiens, memperkuat karakter brand, dan meningkatkan kenyamanan visual.

Beberapa tips penting dalam memilih warna antara lain memahami psikologi warna, mengetahui warna yang sesuai dengan industri, memahami karakter brand, menggunakan warna secara konsisten, serta memperhatikan kontras warna agar desain mudah dibaca dan menarik. Warna yang selaras dengan tujuan dan target audiens akan membuat desain lebih efektif dan profesional. Untuk memperdalam pemahaman tentang teori warna dan teknik desain, Anda bisa mengikuti pelatihan dan sertifikasi desainer multimedia di Akademi Kombas, di mana peserta akan dibimbing langsung oleh mentor profesional di bidang desain kreatif.

Tips Pemilihan Warna Dalam Desain

Jika Anda bingung untuk membentukkan pemilihan warna yang sesuai untuk desain Anda, berikut tips yang bisa Anda lakukan agar tidak bingung untuk memilih warna.

1. Memahami pengaruh psikolog dalam penggunaan warna

Dengan menggunakan warna yang tepat, dapat mempengaruhi sisi emosional dari manusia. Contoh saja dalam desain yang Anda buat, Anda menggunakan warna merah. Maka warna tersebut memberikan kesan Anda yang percaya diri sehingga dapat menarik perhatian audiens yang Anda taergetkan. Dan selebihnya jika Anda ingin mengetahui arti warna lain yang dapat mempengaruhi psikologi manusia maka Anda bisa mempelajarinya.

 

2. Ketahui warna yang tepat

Jika Anda memiliki usaha untuk industri makanan maka Anda harus mengetahui warna yang cocok untuk makanan tersebut. Hal itu bertujuan agar audiens yang melihat desain Anda bisa mengingat brand Anda karena warna tersebut bisa menjadikan identitas dan karakter Dari brand Anda. Jadi Anda harus menggunakan warna yang tepat sesuai dengan industri yang Anda miliki.

Anda juga dapat menggunakan warna yang sedang trends saat itu juga. Dengan hal ini akan menjadikan nilai lebih karena desain Anda memiliki kesan yang up to date. Namun perhatikan juga, apakah warna tersebut masih bisa masuk untuk brand Anda atau tidak. Jika tidak cocok sebaiknya jangan memaksakan menggunakan warna yang sedang trend.

 

3. Pahami brand

Sebaiknya sebelum Anda memilih warna yang akan di gunakan, lebih baik Anda memahami brand yang Anda miliki tersebut. Pahami dengan bagaimana latar belakang dari brand Anda, siapa target pasarnya, untuk usia berapa, untuk gender apa. Hal itu penting untuk Anda pahami agar desain yang Anda buat bisa menarik audiens Anda.

Setelah mengetahui hal tersebut, selanjutnya Anda dapat mulai menentukan logo, warna, atau elemen desain yang lain.

 

4. Gunakan warna secara konsisten

Memilih dan menggunakan warna yang konsisten, terkoordinasi bisa memberikan kesan yang profesional dan menyatu pada desain yang Anda buat tersebut. Sebaiknya gunakan warna secara konsisten dan tidak terlalu banyak warna. Karena akan terlihat berantakan, dan pastinya audiens akan sulit untuk memahaminya. Jadi pastikan Anda selalu memilih warna yang konsisten dan sesuai.

 

5. Mengingat kontras warna

Warna yang memiliki kontras cukup tinggi bisa membantu untuk memperjelas elemen desain yang akan membuatnya lebih mudah di baca dan juga lebih mudah di lihat.dan pastikan, warna yang Anda pilih berbeda dan cukup jelas untuk membantu elemen desain tersebut menjadi lebih menonjol.

 

Dengan Anda memahami setiap arti warna psikologi dalam desain, akan memudahkan Anda untuk membuat desain dengan warna yang lebih tepat kedepannya. Setiap warna proyek desain dapat mempengaruhi pengalaman user yang positif.

Untuk menentukan warna yang tepat, Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal yaitu tujuan dari desain tersebut, brand yang akan Anda gunakan, dan siapa target yang akan Anda tuju.

Contoh jika Anda akan menarik target yang memiliki usia muda, maka Anda perlu menggunakan warna – warna yang cerah. Dan jika jika tujuan brand Anda untuk serius dan terlihat professional maka gunakanlah warna – warna yang stabil dan tenang. Bisa menggunakan warna hitam, biru, atau warna yang lain.

Seperti itulah sedikit penjelasan mengenai Tips Pemilihan Warna Dalam Desain. Sebagai seorang desainer tentu saja Anda harus selalu mengasah skill yang Anda miliki dan juga menambah ilmu baru tentang desain agar desain yang Anda buat akan lebih baik dan akan menghasilkan karya yang paling terbaik. Mendapat ilmu baru akan lebih efektif jika dengan mengikuti pelatihan.

Nah Anda dapat mengikuti pelatihan dan sertifikasi desainer multimedia bersama Akademi Kombas untuk meningkatkan dan menambah skill Anda. Tenang saja, pelatihan akan di damping langsung oleh mentor yang professional untuk bidang tersebut. Atau jika Anda penasaran dengan pelatihan lain yang ada di Akademi Kombas juga boleh banget karena pelatihan di Akademi Kombas akan di pandu oleh mentor professional di setiap bidang yang berbeda – beda.

Untuk informasi lebih lengkap bisa Anda cek Instagram Akademi Kombas di @akademikombas dan jangan lupa untuk follow agar Anda tidak tertinggal informasi – informasi terbarunya. Jika Anda minat untuk mengikuti pelatihan langsung saja hubungi nomor WhatsApp Akademi Kombas di 0811-2829-002 .

Jika Anda sedang mencari Narasumber Digital Marketing langsung saja hubungi WhatsApp Akademi Kombas. karena di Akademi Kombas mentor – mentor sudah cukup berpengalaman mengenai Digital Marketing. Yuk belajar Digital Marketing bersama Akademi Kombas dari PT Kombas Digital Internasional!!!