Apa Skill yang Diasah di Divisi Public Relations?

Apa Skill yang Diasah di Divisi Public Relations?-Banyak siswa maupun mahasiswa yang sedang PKL atau magang bertanya-tanya, apa skill yang diasah di divisi public relations? Pertanyaan ini wajar, karena divisi public relations (PR) adalah salah satu bagian penting dalam perusahaan yang bertanggung jawab membangun citra, menjaga komunikasi, dan menjalin hubungan dengan publik maupun media.
Divisi ini tidak hanya berurusan dengan teori komunikasi, tetapi juga praktik langsung menghadapi berbagai situasi, baik itu membangun brand image, menghadapi krisis, atau menciptakan strategi komunikasi yang efektif. Oleh karena itu, pengalaman PKL atau bekerja di divisi public relations akan memberikan banyak keterampilan berharga.
Lalu, apa saja skill yang bisa diasah di divisi public relations? Mari kita bahas secara detail.
1. Kemampuan Komunikasi yang Efektif
Skill utama yang akan diasah di divisi public relations adalah komunikasi. Seorang PR harus mampu menyampaikan pesan dengan jelas, baik secara lisan maupun tulisan.
- Komunikasi lisan: berbicara di depan umum, wawancara dengan media, hingga menjalin hubungan dengan stakeholder.
- Komunikasi tulisan: membuat siaran pers, artikel, hingga caption di media sosial yang menarik.
Kemampuan ini membuat seorang PR menjadi jembatan komunikasi antara perusahaan dengan publik.
2. Public Speaking
Public speaking menjadi bagian penting dalam pekerjaan PR. Seseorang yang terlibat di divisi public relations akan terbiasa berbicara di depan audiens, baik dalam forum internal perusahaan maupun acara publik.
Dengan berlatih public speaking, seseorang bisa mengasah rasa percaya diri, mengatur intonasi suara, hingga menyampaikan pesan yang persuasif.
3. Manajemen Krisis
Salah satu jawaban dari apa skill yang diasah di divisi public relations? adalah manajemen krisis. Dalam dunia bisnis, tidak semua dapat selalu berjalan dengan mulus. Ada kalanya perusahaan menghadapi masalah yang bisa memengaruhi citra publik.
Divisi PR dilatih untuk menangani situasi tersebut dengan tepat. Mereka harus mampu menenangkan publik, menyusun strategi komunikasi yang bijak, serta menjaga agar reputasi perusahaan tetap positif.
4. Kemampuan Menulis Kreatif
Seorang PR juga akan mengasah keterampilan menulis kreatif. Tugasnya bukan hanya membuat laporan formal, tapi juga menyusun konten yang menarik untuk media sosial, artikel blog, maupun press release.
Menulis di bidang PR bukan hanya sekadar informatif, tetapi juga harus persuasif dan dapat membangun citra yang positif bagi perusahaan.
5. Networking atau Membangun Relasi
Di dunia PR, relasi adalah aset penting. PKL atau bekerja di divisi public relations akan melatih kemampuan seseorang dalam membangun jaringan dengan berbagai pihak, seperti media, komunitas, klien, hingga masyarakat umum.
Semakin luas jaringan yang dimiliki, semakin mudah divisi PR menyampaikan pesan dan memperkuat brand perusahaan.
6. Riset dan Analisis Publik
Divisi PR tidak hanya fokus pada bidang komunikasi, tetapi juga pada riset. Mereka perlu memahami audiens, mengetahui kebutuhan publik, dan menganalisis tren yang sedang berkembang.
Skill riset ini melatih ketelitian, kepekaan terhadap isu sosial, serta kemampuan membaca data yang akan digunakan untuk membuat strategi komunikasi lebih efektif.
7. Kreativitas dalam Membuat Kampanye
Apa skill yang diasah di divisi public relations? Jawabannya juga termasuk kreativitas. PR sering membuat kampanye untuk membangun citra positif perusahaan, misalnya kampanye CSR, promosi brand, hingga event khusus.
Melalui kegiatan ini, peserta PKL akan terbiasa berpikir kreatif, mencari ide-ide unik, dan menerapkannya agar pesan perusahaan lebih mudah diterima publik.
8. Manajemen Acara (Event Management)
PR sering kali terlibat dalam penyelenggaraan acara, baik internal maupun eksternal. Skill yang diasah di sini adalah kemampuan mengatur acara, mulai dari konsep, koordinasi, hingga eksekusi.
Keterampilan ini dapat melatih kedisiplinan, kepemimpinan, serta kemampuan dalam bekerja sama dengan tim lintas divisi.
9. Media Handling
Divisi public relations juga berperan sebagai penghubung perusahaan dengan media massa. Seseorang yang bekerja di PR akan terbiasa berhubungan dengan jurnalis, memberikan informasi resmi, hingga mengatur wawancara.
Skill ini mengajarkan bagaimana menjaga hubungan baik dengan media, karena peran media sangat besar dalam membentuk opini publik.
10. Manajemen Waktu dan Deadline
Seorang PR harus terbiasa bekerja dengan deadline ketat. Misalnya, ketika ada isu mendesak yang harus segera direspons atau laporan yang harus dipublikasikan tepat waktu.
Dengan begitu, seseorang akan mengasah kemampuan manajemen waktu, prioritas kerja, dan tetap menjaga kualitas hasil meski dalam tekanan.
Jadi, apa skill yang diasah di divisi public relations? Jawabannya sangat beragam, mulai dari komunikasi efektif, public speaking, manajemen krisis, menulis kreatif, networking, hingga manajemen waktu. Semua keterampilan ini sangat berharga, tidak hanya untuk dunia kerja, tetapi juga kehidupan sehari-hari.
Dengan pengalaman di divisi public relations, seseorang akan lebih siap menghadapi dunia kerja profesional karena sudah terbiasa berinteraksi dengan publik, media, dan stakeholder.
👉 Jika kamu ingin mengasah skill public relations dengan pengalaman nyata, segera bergabung bersama kami. Hubungi WhatsApp 0811-2829-002 dan ikuti informasi menarik lainnya di Instagram @akademikombas. Jadikan pengalaman PKL atau pelatihanmu sebagai bekal masa depan yang gemilang!

