Perbedaan Sosial Media Marketing dan Digital Marketing

Perbedaan Sosial Media Marketing dan Digital Marketing-Dalam era digital seperti sekarang, pemasaran tidak lagi sebatas memasang iklan di televisi atau membagikan brosur di jalan. Dunia marketing telah berevolusi menjadi lebih canggih dan berbasis teknologi. Dua istilah yang sering terdengar dalam dunia pemasaran modern yaitu sosial media marketing dan digital marketing. Meski sering dianggap sama, sebenarnya ada perbedaan sosial media marketing dan digital marketing yang cukup signifikan dan perlu dipahami oleh siapa pun yang ingin menjalankan strategi pemasaran secara efektif.
Apa Itu Digital Marketing?
Sebelum membahas lebih jauh tentang perbedaan sosial media marketing dan digital marketing, mari kita pahami dulu pengertian dari digital marketing itu sendiri. Digital marketing adalah seluruh upaya pemasaran yang menggunakan media digital dan internet untuk menjangkau konsumen.
Digital marketing mencakup berbagai channel dan teknik seperti:
- Website (SEO dan SEM)
- Email marketing
- Iklan berbayar di Google (Google Ads)
- Affiliate marketing
- Display ads
- Konten video di platform seperti YouTube
- Dan tentu saja, sosial media marketing
Jadi, sosial media marketing merupakan bagian dari digital marketing, tetapi digital marketing memiliki cakupan yang jauh lebih luas.
Apa Itu Sosial Media Marketing?
Sosial media marketing adalah bagian dari digital marketing yang secara spesifik berfokus pada platform media sosial seperti Instagram, Facebook, TikTok, Twitter, LinkedIn, dan lainnya. Tujuannya adalah untuk membangun brand awareness, menjalin hubungan dengan audiens, serta meningkatkan penjualan atau konversi melalui konten yang menarik dan interaktif.
Contoh kegiatan sosial media marketing antara lain:
- Membuat konten visual atau video untuk Instagram
- Menjawab komentar dan pesan dari pelanggan di Facebook
- Menjalankan campaign berbayar di TikTok atau Instagram Ads
- Menggunakan influencer untuk promosi produk
Dari sini, sudah bisa melihat antara perbedaan sosial media marketing dan digital marketing, di mana sosial media marketing lebih spesifik hanya pada platform sosial.
Perbedaan Sosial Media Marketing dan Digital Marketing Secara Detail
1. Cakupan Strategi
- Digital Marketing: Mencakup semua jenis pemasaran yang dilakukan secara digital, termasuk email, SEO, website, dan media sosial.
- Sosial Media Marketing: Fokus hanya pada media sosial sebagai alat utama untuk promosi dan interaksi.
2. Platform yang Digunakan
- Digital Marketing: Website, Google, email, blog, YouTube, aplikasi mobile, dan lainnya.
- Sosial Media Marketing: Instagram, Facebook, TikTok, Twitter, LinkedIn, Pinterest, dan juga platform media sosial lainnya.
3. Tujuan Utama
- Digital Marketing: Mengarahkan traffic ke website, menghasilkan leads, meningkatkan penjualan online, serta membangun kepercayaan konsumen.
- Sosial Media Marketing: Meningkatkan engagement, memperluas jangkauan audiens, membangun brand loyalty, dan menciptakan interaksi real-time.
4. Jenis Konten
- Digital Marketing: Artikel blog, email newsletter, video edukasi, infografis, landing page, iklan PPC.
- Sosial Media Marketing: Postingan visual, story, reels, live streaming, meme, polling, dan konten interaktif lainnya.
5. Keterlibatan Audiens
- Digital Marketing: Lebih bersifat satu arah (konten disampaikan ke audiens tanpa adanya banyak interaksi langsung).
- Sosial Media Marketing: Bersifat dua arah (interaksi langsung dengan audiens melalui komentar, likes, DM, dll).
Mana yang Lebih Baik? Tergantung Tujuannya!
Setelah mengetahui perbedaan sosial media marketing dan digital marketing, banyak orang bertanya: mana yang lebih baik untuk bisnis?
Jawabannya tergantung pada:
- Tujuan Bisnis Anda
Jika Anda ingin menjangkau konsumen secara luas melalui berbagai saluran online, digital marketing adalah jawabannya. Namun, jika Anda ingin membangun hubungan langsung dengan audiens dan meningkatkan keterlibatan, maka sosial media marketing lebih efektif. - Anggaran Promosi
Sosial media marketing bisa dimulai dengan anggaran kecil, seperti membuat konten organik tanpa iklan. Sementara digital marketing (terutama Google Ads atau SEO) mungkin memerlukan biaya dan waktu lebih untuk hasil yang maksimal. - Target Audiens
Jika target audiens Anda aktif di media sosial, maka pendekatan melalui sosial media marketing sangat disarankan. Namun, jika audiens Anda lebih banyak mencari informasi melalui Google, maka SEO dan konten blog dalam digital marketing perlu diperkuat.
Kombinasi Sosial Media dan Digital Marketing: Strategi Terbaik
Alih-alih memilih salah satu, menggabungkan sosial media marketing dan digital marketing bisa menjadi strategi yang sangat kuat. Berikut contoh integrasi yang bisa dilakukan:
- Gunakan sosial media untuk mengarahkan traffic ke website atau toko online Anda.
- Optimalkan SEO untuk blog, dan bagikan artikelnya di media sosial.
- Kumpulkan email dari pengunjung website, lalu kirimkan newsletter rutin yang juga menampilkan update dari sosial media.
Dengan strategi terintegrasi seperti ini, Anda bisa memperluas jangkauan, memperkuat branding, dan meningkatkan penjualan dalam waktu yang bersamaan.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Saat menerapkan strategi pemasaran digital, penting juga untuk menghindari kesalahan berikut:
- Menganggap sosial media cukup tanpa website
Website adalah “rumah utama” bisnis Anda di dunia digital. Media sosial bersifat sementara, sedangkan website lebih stabil. - Mengabaikan data dan analitik
Gunakan tools seperti Google Analytics dan Meta Insights untuk memahami performa strategi Anda. - Tidak konsisten dalam konten
Baik di media sosial maupun website, konsistensi dalam membagikan konten sangat penting untuk menjaga brand awareness.
Setelah membaca artikel ini, kita bisa menyimpulkan bahwa perbedaan sosial media marketing dan digital marketing terletak pada cakupan, platform, tujuan, dan pendekatannya terhadap audiens. Sosial media marketing adalah bagian dari digital marketing yang berfokus pada membangun hubungan melalui platform sosial, sementara digital marketing mencakup semua saluran digital termasuk media sosial, website, email, dan lainnya.
Untuk strategi pemasaran yang efektif, maka Anda sebaiknya menggabungkan keduanya agar hasil yang dicapai bisa lebih maksimal. Dengan pemahaman yang tepat, Anda bisa mengarahkan bisnis ke arah pertumbuhan yang lebih cepat dan terukur di era digital ini.
Ingin belajar lebih dalam tentang strategi pemasaran digital? Atau tertarik mengikuti pelatihan social media dan digital marketing dari para ahli berpengalaman?
Hubungi kami sekarang melalui WhatsApp di 0811-2829-002 dan follow Instagram kami di @akademikombas untuk informasi pelatihan terbaru, tips marketing, dan konten edukatif lainnya!

