Artikel

Bagaimana Cara Menjelaskan AI agar Mudah Dipahami UMKM?

Bagaimana Cara Menjelaskan AI agar Mudah Dipahami UMKM?
Bagaimana Cara Menjelaskan AI agar Mudah Dipahami UMKM?

 

Bagaimana Cara Menjelaskan AI agar Mudah Dipahami UMKM?-Artificial Intelligence (AI) semakin ramai dibicarakan dan mulai digunakan di berbagai bidang, termasuk bisnis. Namun, masih banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bingung dengan istilah ini. Pertanyaan besar pun muncul: “Bagaimana cara menjelaskan AI agar mudah dipahami UMKM?”

Artikel ini akan mengupas dengan bahasa sederhana dan contoh nyata, agar UMKM bisa mengerti manfaat AI serta tidak merasa bahwa teknologi ini hanya milik perusahaan besar saja.

Bagaimana Cara Menjelaskan AI agar Mudah Dipahami UMKM?

AI atau kecerdasan buatan adalah teknologi yang dirancang agar mesin bisa berpikir dan bekerja seperti manusia. Namun, bagi UMKM, penjelasan rumit seperti itu bisa terasa membingungkan. Oleh karena itu, cara terbaik adalah menggunakan bahasa sehari-hari yang dekat dengan aktivitas bisnis mereka.

Jawaban singkatnya: AI adalah alat bantu pintar yang bisa membantu UMKM bekerja lebih cepat, lebih efisien, dan lebih hemat biaya.

Dengan begitu, pertanyaan “Bagaimana cara menjelaskan AI agar mudah dipahami UMKM?” bisa dijawab melalui contoh langsung yang relevan dengan kegiatan mereka.

1. Gunakan Perumpamaan Sehari-hari

Cara paling mudah untuk menjelaskan AI kepada UMKM adalah dengan perumpamaan. Misalnya:

  • AI seperti asisten pribadi. Ia bisa membantu mencatat, mengingat, dan memberi saran tanpa harus digaji bulanan.
  • AI seperti karyawan yang tidak pernah lelah. Ia siap bekerja 24 jam, entah untuk membalas chat pelanggan, mencatat stok, atau membuat desain promosi.

Dengan analogi sederhana ini, UMKM akan lebih mudah memahami apa itu AI.

2. Tunjukkan Contoh Nyata dalam Bisnis

Daripada hanya menjelaskan teori, lebih efektif menunjukkan contoh. Misalnya:

  • UMKM kuliner bisa pakai AI untuk membuat poster menu dalam hitungan menit.
  • UMKM fashion bisa pakai AI untuk rekomendasi tren desain yang sedang populer.
  • UMKM toko online bisa pakai chatbot berbasis AI untuk menjawab pertanyaan pelanggan otomatis.

Semakin nyata contohnya, semakin mudah mereka paham.

3. Tekankan pada Manfaat, Bukan Teknologi

Sebagian besar UMKM tidak peduli bagaimana AI bekerja, yang penting adalah manfaatnya. Jadi, saat menjelaskan, fokus pada dampak yang bisa dirasakan:

  • Hemat waktu dan tenaga.
  • Bisa meningkatkan penjualan.
  • Mengurangi biaya operasional.
  • Membantu promosi lebih luas.

Dengan cara ini, UMKM tidak merasa terbebani untuk memahami istilah teknis.

4. Gunakan Bahasa yang Sederhana

Jangan jelaskan AI dengan istilah teknis seperti machine learning atau neural network. Cukup gunakan bahasa sederhana:

  • AI adalah program pintar yang bisa membantu pekerjaan.
  • AI bisa belajar dari data untuk memberikan saran terbaik.
  • AI bisa bekerja otomatis tanpa harus selalu diperintah.

Bahasa yang mudah dipahami akan membuat UMKM lebih percaya diri mencoba teknologi ini.

5. Berikan Ilustrasi Visual

Visual sering lebih mudah dipahami daripada kata-kata. Untuk menjelaskan AI kepada UMKM, bisa gunakan:

  • Gambar sederhana tentang bagaimana chatbot menjawab pertanyaan pelanggan.
  • Diagram alur sederhana: “input data – proses AI – hasil rekomendasi.”
  • Video singkat tentang UMKM yang sukses setelah menggunakan AI.

6. Ceritakan Kisah Sukses UMKM Lain

Salah satu cara paling ampuh menjelaskan AI adalah dengan kisah nyata. Misalnya:

  • UMKM kuliner yang berhasil meningkatkan penjualan karena pakai AI untuk desain promosi.
  • UMKM butik yang bisa menghemat biaya karena stok barang dikelola otomatis oleh AI.
  • UMKM jasa yang pelanggan puas karena ada chatbot yang menjawab pertanyaan 24 jam.

Dengan contoh nyata, UMKM akan merasa bahwa AI benar-benar bisa diterapkan dalam bisnis mereka.

7. Jelaskan dengan Pendekatan Masalah dan Solusi

Alih-alih menjelaskan “apa itu AI,” lebih baik mulai dengan masalah yang sering dihadapi UMKM, lalu tunjukkan bagaimana AI menjadi solusinya:

  • Masalah: Sulit promosi karena tidak punya tim marketing.
    Solusi AI: Membuat desain promosi otomatis dengan Canva AI atau ChatGPT.
  • Masalah: Lelah menjawab pertanyaan pelanggan.
    Solusi AI: Chatbot bisa menjawab otomatis dengan cepat.
  • Masalah: Bingung mengatur stok barang.
    Solusi AI: AI bisa memantau stok dan memberi laporan otomatis.

Dengan pola ini, UMKM akan lebih mudah menerima AI sebagai alat bantu.

Peran Mahasiswa PKL dalam Menjelaskan AI kepada UMKM

Tidak semua UMKM mampu belajar AI sendiri. Di sinilah peran mahasiswa PKL (Praktik Kerja Lapangan) di Kombas Digital Internasional sangat penting. Mahasiswa bisa menjadi “jembatan” untuk menjelaskan AI dengan cara yang sederhana, misalnya dengan:

  • Membuat workshop singkat tentang penggunaan AI.
  • Mendampingi UMKM dalam membuat konten promosi dengan AI.
  • Memberikan contoh langsung cara kerja chatbot atau aplikasi AI sederhana.
  • Membiasakan UMKM menggunakan teknologi digital sehari-hari.

Dengan begitu, UMKM tidak hanya memahami AI, tapi juga bisa langsung mempraktikkannya.

Langkah-Langkah Menjelaskan AI agar Mudah Dipahami UMKM

  1. Gunakan bahasa sederhana.
  2. Berikan contoh nyata sesuai bidang UMKM.
  3. Tunjukkan manfaat yang langsung terasa.
  4. Gunakan perumpamaan sehari-hari.
  5. Sertakan kisah sukses UMKM lain.
  6. Bimbing langsung melalui praktik, bukan hanya teori.

Bagi mahasiswa, kesempatan untuk ikut PKL di Kombas Digital Internasional adalah peluang besar. Selain mendapatkan pengalaman berharga, kamu juga bisa berkontribusi langsung membantu UMKM Indonesia naik kelas dengan teknologi AI.

📞 Hubungi sekarang di WhatsApp: 0811-2829-002 
📸 Follow Instagram: @akademikombas

Yuk, segera daftar dan ikuti PKL di Kombas Digital Internasional. Bersama, kita bisa menjadikan AI sebagai sahabat UMKM menuju era digital yang lebih maju 🚀