Artikel

Apa yang Dilakukan Tim Saat Pelatihan Berlangsung? Panduan Lengkap dan Inspiratif!

Apa yang Dilakukan Tim Saat Pelatihan Berlangsung? Panduan Lengkap dan Inspiratif!
Apa yang Dilakukan Tim Saat Pelatihan Berlangsung? Panduan Lengkap dan Inspiratif!

 

Apa yang Dilakukan Tim Saat Pelatihan Berlangsung? Panduan Lengkap dan Inspiratif!-Apa yang dilakukan tim saat pelatihan berlangsung? Pertanyaan ini sering muncul, baik di kalangan siswa, mahasiswa, karyawan, maupun peserta magang. Banyak orang mengira pelatihan hanya soal mendengarkan materi dan mencatat. Padahal, di balik proses tersebut, ada banyak hal yang dilakukan tim untuk memastikan pelatihan berjalan lancar, interaktif, dan memberikan hasil maksimal.

Di era digital seperti sekarang, pelatihan tidak hanya dilakukan secara tatap muka. Pelatihan online atau hybrid semakin populer karena bisa menjangkau lebih banyak peserta. Artinya, tugas tim pelatihan pun semakin kompleks mulai dari persiapan teknis, pendampingan peserta, hingga evaluasi hasil belajar. Artikel ini akan mengulas tuntas apa saja yang dilakukan tim saat pelatihan berlangsung, sekaligus mengajak kamu melihat peluang belajar melalui program PKL yang disediakan oleh Kombas Digital Internasional.

1. Menyambut dan Mempersiapkan Peserta

Sebelum sesi materi dimulai, tim biasanya memulai pelatihan dengan menyambut peserta. Ini penting untuk menciptakan suasana ramah dan membuat peserta merasa nyaman. Dalam pelatihan online, tim akan memastikan semua peserta sudah masuk ke platform yang digunakan, baik itu Zoom, Google Meet, atau aplikasi lainnya.

Selain itu, tim juga memeriksa koneksi internet, perangkat audio, dan visual peserta untuk menghindari kendala teknis di tengah acara.

2. Mengatur Alur Pelatihan

Apa yang dilakukan tim saat pelatihan berlangsung tidak lepas dari pengaturan alur acara. Tim biasanya membagi sesi menjadi beberapa bagian:

  1. Pembukaan: perkenalan tim dan pemateri.
  2. Materi inti: penyampaian materi dengan metode yang menarik.
  3. Diskusi dan tanya jawab: memberi ruang bagi peserta untuk bertanya.
  4. Praktik langsung: latihan agar peserta bisa mengaplikasikan materi.
  5. Penutup: rangkuman dan informasi tindak lanjut.

3. Mendampingi Peserta Selama Proses Belajar

Selama pelatihan berlangsung, tim tidak hanya duduk diam. Mereka aktif mendampingi peserta agar proses belajar berjalan lancar. Misalnya:

  • Menjawab pertanyaan yang muncul di chat room.
  • Memberikan instruksi tambahan saat praktik.
  • Membantu peserta yang mengalami kendala teknis.

Pendampingan ini sangat penting, terutama pada pelatihan dengan jumlah peserta yang besar.

4. Mengelola Interaksi agar Tidak Monoton

Salah satu tantangan pelatihan adalah menjaga peserta tetap fokus. Untuk itu, tim biasanya melakukan:

  • Ice breaking: permainan singkat atau kuis untuk menyegarkan suasana.
  • Polling interaktif: mengumpulkan pendapat peserta secara real time.
  • Sesi kelompok kecil: membagi peserta ke dalam breakout room untuk diskusi singkat.

Dengan interaksi yang baik, pelatihan menjadi lebih hidup dan tidak membosankan.

5. Memonitor Progres Peserta

Tim pelatihan juga bertugas memantau progres belajar peserta. Ini bisa dilakukan dengan cara:

  • Mengamati partisipasi peserta selama sesi.
  • Memberikan tugas singkat dan menilai hasilnya.
  • Mengukur pemahaman materi lewat kuis atau tes singkat.

Langkah ini membantu memastikan setiap peserta memahami materi sebelum sesi berikutnya.

6. Mengelola Dokumentasi Pelatihan

Dokumentasi menjadi bagian penting dari pelatihan. Tim biasanya:

  • Merekam sesi pelatihan untuk arsip atau pembelajaran ulang.
  • Mengambil foto dan video untuk publikasi.
  • Menyusun notulen atau rangkuman materi.

Hasil dokumentasi ini tidak hanya berguna untuk peserta, tetapi juga sebagai bahan promosi untuk pelatihan berikutnya.

7. Mengatasi Kendala di Lapangan

Dalam setiap pelatihan, kendala pasti bisa muncul. Mulai dari masalah teknis, peserta yang kesulitan memahami materi, hingga kendala komunikasi. Tugas tim adalah mengatasi masalah tersebut dengan cepat agar jalannya pelatihan tidak terganggu.

Contoh tindakan yang dilakukan:

  • Menghubungi peserta yang terputus koneksinya.
  • Memberikan penjelasan tambahan pada peserta yang tertinggal materi.
  • Menyiapkan backup materi atau perangkat.

8. Melakukan Evaluasi Langsung

Beberapa pelatihan melakukan evaluasi langsung di akhir sesi. Tim membagikan form feedback atau melakukan sesi tanya jawab untuk mengetahui kesan peserta. Evaluasi ini membantu tim memperbaiki kualitas pelatihan di masa mendatang.

9. Manfaat Mengikuti Pelatihan bagi Peserta PKL

Bagi peserta PKL, mengikuti pelatihan bukan hanya untuk menambah ilmu, tetapi juga kesempatan belajar mengatur acara, berkomunikasi, dan memecahkan masalah. Di Kombas Digital Internasional, peserta PKL bahkan bisa terlibat langsung dalam tim pelatihan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan.

Keterampilan yang bisa didapat antara lain:

  • Public speaking.
  • Manajemen acara digital.
  • Pembuatan materi presentasi yang menarik.
  • Penguasaan platform pelatihan online.

Kalau kamu ingin merasakan langsung pengalaman menjadi bagian dari tim pelatihan dan belajar banyak keterampilan dunia kerja digital, ayo bergabung di program PKL Kombas Digital Internasional.

📞 Hubungi sekarang: 0811-2829-002
📸 Follow Instagram: @akademikombas