Artikel

Apa Dampaknya Jika UMKM Tidak Mengikuti Perkembangan AI?

Apa Dampaknya Jika UMKM Tidak Mengikuti Perkembangan AI?
Apa Dampaknya Jika UMKM Tidak Mengikuti Perkembangan AI?

 

Apa Dampaknya Jika UMKM Tidak Mengikuti Perkembangan AI?-Di era digital saat ini, teknologi berkembang sangat cepat, salah satunya adalah Artificial Intelligence (AI). Teknologi ini kini tidak lagi hanya dipakai oleh perusahaan besar, tetapi juga sudah mulai digunakan oleh banyak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, masih ada sebagian pelaku usaha yang belum memahami pentingnya beradaptasi dengan teknologi tersebut. Pertanyaan yang sering muncul adalah, “Apa dampaknya jika UMKM tidak mengikuti perkembangan AI?”

Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai dampak yang bisa terjadi apabila UMKM terus menunda pemanfaatan AI, serta bagaimana solusi agar UMKM bisa tetap bersaing di tengah ketatnya persaingan bisnis digital.

Apa Dampaknya Jika UMKM Tidak Mengikuti Perkembangan AI?

Pertanyaan “Apa dampaknya jika UMKM tidak mengikuti perkembangan AI?” menjadi sangat penting karena dunia usaha kini semakin kompetitif. Jika UMKM memilih untuk tetap bertahan dengan cara lama tanpa inovasi, maka beberapa konsekuensi serius bisa terjadi.

1. Tertinggal dari Pesaing

UMKM yang tidak memanfaatkan AI dengan baik berisiko kalah bersaing dengan kompetitor yang sudah lebih dulu menggunakannya. Misalnya, pesaing bisa memanfaatkan AI untuk promosi otomatis, analisis tren pasar, atau mengelola data pelanggan dengan cepat. Akibatnya, UMKM yang masih manual akan lambat merespon perubahan pasar.

2. Kehilangan Pelanggan

Saat ini, pelanggan menginginkan layanan yang cepat, praktis, dan personal. Dengan AI, banyak bisnis bisa memberikan pelayanan pelanggan otomatis melalui chatbot 24 jam. Jika UMKM tidak mengikuti perkembangan AI, mereka bisa kehilangan pelanggan yang lebih memilih layanan cepat dari pesaing.

3. Biaya Operasional Lebih Tinggi

Salah satu manfaat AI adalah meningkatkan efisiensi. Tanpa AI, UMKM masih harus mengandalkan banyak tenaga untuk pekerjaan yang sebenarnya bisa diotomatisasi, misalnya pencatatan stok atau analisis penjualan. Hal ini membuat biaya operasional lebih tinggi dibanding UMKM yang sudah menggunakan teknologi.

4. Sulit Berkembang ke Pasar Digital

Dunia digital membuka peluang besar bagi UMKM untuk memperluas pasar. Namun, tanpa bantuan AI, strategi digital marketing, analisis tren, dan promosi online akan terasa lebih sulit. Ini bisa membuat UMKM sulit berkembang ke level yang lebih besar.

5. Kurang Efisien dalam Pengambilan Keputusan

AI dapat membantu UMKM dalam mengambil keputusan berdasarkan data, seperti produk apa yang paling laku atau kapan waktu terbaik untuk promosi. 

6. Ketinggalan Tren Industri

Perkembangan teknologi AI tidak hanya sebatas alat bantu, tetapi juga menciptakan tren baru dalam dunia usaha. Jika UMKM tidak mengikuti perkembangan AI, mereka akan kesulitan mengikuti tren terbaru, sehingga produk atau layanan mereka bisa dianggap kurang relevan oleh pasar.

Solusi Agar UMKM Tidak Tertinggal dari Perkembangan AI

Jika sudah tahu apa dampaknya jika UMKM tidak mengikuti perkembangan AI, maka langkah selanjutnya adalah mencari solusi agar tidak ketinggalan. Beberapa langkah yang bisa dilakukan UMKM antara lain:

1. Mulai dari Hal Kecil

UMKM bisa mencoba menggunakan AI untuk hal sederhana, misalnya membuat desain promosi otomatis atau menggunakan chatbot untuk menjawab pertanyaan pelanggan.

2. Manfaatkan Tools Gratis

Banyak aplikasi AI yang bisa diakses secara gratis. Ini bisa menjadi langkah awal yang aman sebelum UMKM berinvestasi lebih jauh.

3. Ikuti Pelatihan AI

Pelatihan menjadi penting agar pelaku UMKM tahu cara memanfaatkan AI dengan benar. Dengan pelatihan, mereka bisa melihat manfaat nyata dari teknologi ini.

4. Kolaborasi dengan Mahasiswa PKL

Melalui program PKL di Kombas Digital Internasional, mahasiswa nantinya dapat  membantu UMKM untuk mengenal teknologi AI dengan lebih dekat. Mahasiswa dapat memberikan pendampingan praktis sehingga UMKM tidak merasa sendirian dalam proses adaptasi.

Peran Mahasiswa PKL dalam Membantu UMKM

Generasi muda yang melek teknologi bisa menjadi penggerak perubahan besar. Dalam program PKL di Kombas, mahasiswa akan membantu UMKM dengan cara:

  • Mengenalkan aplikasi AI sederhana untuk bisnis.
  • Membuat konten promosi digital dengan bantuan AI.
  • Membantu UMKM menganalisis data penjualan menggunakan tools berbasis AI.
  • Memberikan solusi praktis agar UMKM lebih efisien.

Dengan cara ini, mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia usaha.

Contoh Nyata Dampak Positif AI untuk UMKM

  • UMKM Kuliner: bisa memakai AI untuk merekomendasikan menu populer berdasarkan data penjualan.
  • UMKM Fashion: bisa membuat desain iklan otomatis yang lebih menarik untuk media sosial.
  • UMKM Jasa: bisa menggunakan chatbot agar pelanggan selalu mendapat respon cepat.

Contoh-contoh ini membuktikan bahwa penggunaan AI sangat membantu, dan sebaliknya, UMKM yang tidak menggunakannya bisa tertinggal jauh.

Bagi pelajar dan mahasiswa, ini adalah kesempatan besar untuk ikut berkontribusi melalui program PKL di Kombas Digital Internasional. Dengan ikut PKL, kamu bisa belajar langsung tentang AI sekaligus membantu UMKM berkembang lebih baik.

📞 Hubungi sekarang di WhatsApp: 0811-2829-002 
📸 Follow Instagram: @akademikombas