Artikel

Apa Tantangan Bikin Video Promosi Saat PKL?

Apa Tantangan Bikin Video Promosi Saat PKL?
Apa Tantangan Bikin Video Promosi Saat PKL?

 

Apa Tantangan Bikin Video Promosi Saat PKL?Praktik Kerja Lapangan (PKL) menjadi salah satu pengalaman penting bagi siswa maupun mahasiswa untuk terjun langsung ke dunia kerja. Banyak divisi yang bisa dijalani saat PKL, salah satunya di bidang kreatif seperti pembuatan konten video promosi. Namun, meskipun terlihat menyenangkan, ada banyak hal yang harus dipelajari dan dipahami. Pertanyaannya, apa tantangan bikin video promosi saat PKL?

Membuat video promosi bukan hanya sekadar merekam gambar lalu menggabungkannya. Ada proses panjang mulai dari ide, perencanaan, produksi, hingga editing yang menuntut ketelitian dan kreativitas. Mari kita bahas lebih dalam apa saja tantangan yang biasanya dihadapi anak PKL ketika harus membuat video promosi.

1. Menemukan Ide Kreatif yang Segar

Tantangan pertama adalah menemukan ide. Sebagai anak PKL, sering kali kita dituntut untuk menghadirkan konsep video yang kreatif, menarik, dan sesuai target audiens. Tidak jarang, ide mentok atau justru mirip dengan konten lain yang sudah ada.

Solusi dari tantangan ini adalah melakukan brainstorming bersama tim, riset tren konten terkini, dan memahami keinginan target pasar. Dengan begitu, ide video lebih relevan dan mudah diterima audiens.

2. Keterbatasan Alat dan Perlengkapan

Pertanyaan apa tantangan bikin video promosi saat PKL? sering dijawab dengan masalah teknis seperti alat yang terbatas. Tidak semua anak PKL memiliki kamera profesional, lighting, atau microphone berkualitas tinggi.

Namun, hal ini sebenarnya bisa diatasi. Saat ini, banyak smartphone dengan kualitas kamera yang sudah cukup bagus untuk produksi video promosi. Kreativitas dalam memanfaatkan alat seadanya menjadi kunci untuk menghasilkan video yang tetap menarik.

3. Manajemen Waktu yang Padat

PKL biasanya memiliki jadwal yang cukup padat. Anak PKL dituntut menyelesaikan tugas harian sambil mengerjakan proyek tambahan, termasuk pembuatan video promosi.

Mengatur waktu antara brainstorming, syuting, dan editing tentu bukan hal mudah. Solusinya adalah membuat timeline produksi yang jelas. Dengan perencanaan waktu yang baik, semua proses bisa berjalan lebih teratur dan hasil video tetap maksimal.

4. Mengatur Kerja Sama Tim

Video promosi tidak bisa dibuat sendiri. Dibutuhkan tim untuk mengatur alur kerja: ada yang menulis naskah, menjadi talent, merekam, hingga mengedit. Tantangan yang sering muncul adalah perbedaan pendapat dan koordinasi antaranggota tim.

Di sinilah anak PKL belajar keterampilan komunikasi dan kolaborasi. Jika semua anggota bisa berkomunikasi dengan baik, tantangan ini justru menjadi peluang untuk belajar bekerja secara profesional.

5. Kesulitan dalam Proses Editing

Editing adalah bagian paling krusial. Anak PKL yang belum terbiasa menggunakan software editing sering kali merasa kewalahan. Proses ini membutuhkan ketelitian, pemahaman alur cerita, serta kemampuan menambahkan efek visual dan audio.

Solusi untuk tantangan ini adalah berlatih secara konsisten. Saat ini ada banyak software editing ramah pemula yang bisa digunakan, mulai dari CapCut, Filmora, hingga Adobe Premiere. Semakin sering digunakan, semakin mudah untuk menguasai teknik editing.

6. Memahami Target Audiens

Video promosi bukan hanya soal visual yang bagus, tapi juga pesan yang sesuai dengan audiens. Tantangan anak PKL adalah bagaimana memahami siapa target penonton video tersebut.

Apakah video dibuat untuk anak muda, orang tua, atau kalangan profesional? Gaya bahasa, visual, dan musik harus disesuaikan agar pesan bisa tersampaikan dengan baik.

7. Tekanan untuk Hasil yang Profesional

Meskipun statusnya masih belajar, anak PKL sering kali diberi ekspektasi tinggi dari perusahaan tempat mereka magang. Hasil video promosi diharapkan terlihat profesional meski dengan keterbatasan.

Hal ini bisa menjadi tekanan tersendiri. Namun, di sisi lain, tantangan ini bisa melatih mental dan kemampuan anak PKL agar terbiasa menghadapi standar profesional.

8. Mengatasi Rasa Gugup saat Produksi

Beberapa anak PKL yang harus tampil sebagai talent dalam video sering merasa canggung atau gugup di depan kamera. Begitu juga ketika harus mengarahkan orang lain untuk tampil.

Kuncinya adalah latihan. Semakin sering mencoba, semakin percaya diri. PKL adalah momen terbaik untuk berlatih tanpa takut salah, karena dari kesalahan itulah kemampuan akan semakin berkembang.

9. Menyampaikan Pesan dengan Jelas dan Menarik

Tantangan berikutnya adalah bagaimana menyampaikan pesan promosi dalam durasi singkat. Video promosi biasanya berdurasi 1–3 menit, sehingga pesan harus padat dan jelas.

Anak PKL harus belajar menulis naskah yang ringkas, to the point, dan tetap menarik. Jika pesan terlalu panjang, penonton bisa cepat bosan. Sebaliknya, jika terlalu singkat, informasi penting bisa terlewat.

10. Evaluasi dan Feedback

Setelah video selesai dibuat, tantangan lain adalah menerima feedback dari supervisor atau klien. Tidak jarang hasil video harus direvisi berkali-kali.

Bagi anak PKL, hal ini bisa terasa melelahkan. Namun, justru dari evaluasi inilah mereka belajar standar industri yang sesungguhnya. Kritik harus diterima sebagai sarana perbaikan, bukan sekadar beban.

Jadi, apa tantangan bikin video promosi saat PKL? Jawabannya cukup banyak, mulai dari mencari ide kreatif, keterbatasan alat, manajemen waktu, kerja sama tim, hingga menghadapi tuntutan hasil yang profesional. Namun, semua tantangan ini justru menjadi pengalaman berharga yang akan meningkatkan keterampilan siswa atau mahasiswa.

Dengan menghadapi tantangan tersebut, anak PKL tidak hanya belajar teknis pembuatan video, tetapi juga keterampilan penting lain seperti komunikasi, kreativitas, problem solving, dan manajemen diri. Semua hal itu akan sangat berguna ketika mereka benar-benar terjun ke dunia kerja setelah lulus nanti.

👉 Tertarik merasakan pengalaman PKL yang seru dan penuh pembelajaran nyata? Yuk, hubungi kami di WhatsApp 0811-2829-002 atau follow Instagram @akademikombas untuk informasi lengkap seputar program PKL yang bisa mengasah skillmu!