Bagaimana PKL di Divisi Branding Berjalan Sehari-hari?

Bagaimana PKL di Divisi Branding Berjalan Sehari-hari?-Banyak siswa maupun mahasiswa yang sedang mencari pengalaman magang atau PKL bertanya-tanya, bagaimana PKL di divisi branding berjalan sehari-hari? Pertanyaan ini wajar, karena divisi branding merupakan salah satu bagian penting dalam perusahaan yang fokus menjaga identitas, citra, dan nilai merek (brand) agar dikenal masyarakat luas.
PKL di divisi branding bukan sekadar bekerja di balik layar, tetapi juga terjun langsung dalam proses kreatif dan strategis. Sehari-hari, peserta PKL akan terlibat dalam berbagai aktivitas yang berkaitan dengan promosi, desain, strategi komunikasi, hingga analisis pasar. Pengalaman ini tentu sangat berharga karena memberikan gambaran nyata bagaimana sebuah merek dikelola secara profesional.
1. Briefing dan Perencanaan Harian
Sehari-hari, kegiatan PKL di divisi branding biasanya dimulai dengan briefing bersama supervisor atau tim. Pada sesi ini, peserta PKL akan diberi arahan mengenai tugas, target, dan kegiatan yang harus dilakukan.
Perencanaan ini penting agar setiap aktivitas branding terarah, sesuai dengan tujuan perusahaan, dan bisa dievaluasi di akhir hari.
2. Membantu Pembuatan Konten Visual
Salah satu tugas utama di divisi branding adalah pembuatan konten visual. Peserta PKL biasanya dilibatkan dalam:
- Membuat desain sederhana untuk media sosial.
- Membantu proses editing gambar atau video.
- Memberikan ide kreatif untuk tampilan visual brand.
Dengan aktivitas ini, peserta PKL belajar bagaimana sebuah merek dikomunikasikan melalui desain yang konsisten dan menarik.
3. Menyusun Ide Kreatif untuk Kampanye
Divisi branding tidak bisa lepas dari kreativitas. Sehari-hari, peserta PKL sering diajak berdiskusi untuk brainstorming ide kampanye.
Misalnya, bagaimana cara membuat brand lebih dekat dengan target audiens, apa konsep promosi yang menarik, hingga bagaimana menyusun pesan visual dan verbal agar sesuai dengan identitas merek.
4. Mengelola Media Sosial Brand
Pertanyaan bagaimana PKL di divisi branding berjalan sehari-hari? juga bisa dijawab dengan aktivitas mengelola media sosial. Peserta PKL sering diberikan kesempatan untuk:
- Menjadwalkan posting konten.
- Membalas komentar atau pesan.
- Mengamati tren yang sedang populer di media sosial.
Aktivitas ini melatih kemampuan komunikasi digital sekaligus pemahaman tentang engagement dengan audiens.
5. Melakukan Riset Pasar
Divisi branding tidak hanya fokus pada desain atau konten, tetapi juga riset pasar. Sehari-hari, peserta PKL dapat diminta untuk:
- Menganalisis tren yang sedang berkembang.
- Membandingkan strategi branding kompetitor.
- Mengumpulkan data mengenai preferensi konsumen.
Riset ini sangat penting karena menjadi dasar bagi divisi branding dalam mengambil keputusan strategi komunikasi.
6. Membantu Persiapan Event Branding
Selain di dunia digital, branding juga hadir dalam bentuk event atau kegiatan offline. Peserta PKL bisa dilibatkan dalam persiapan acara seperti pameran, workshop, atau kampanye offline lainnya.
Tugas yang dilakukan bisa berupa:
- Membantu menyiapkan materi promosi.
- Menjadi tim pendukung saat acara berlangsung.
- Melakukan dokumentasi kegiatan.
Dengan begitu, peserta PKL merasakan langsung bagaimana brand dipresentasikan secara nyata kepada masyarakat.
7. Evaluasi dan Laporan Harian
Setiap akhir hari, peserta PKL biasanya diminta untuk membuat laporan aktivitas. Evaluasi ini membantu peserta PKL memahami sejauh mana kontribusinya dalam divisi branding.
Selain itu, supervisor juga bisa memberikan masukan untuk meningkatkan keterampilan peserta PKL di hari berikutnya.
8. Skill yang Diasah Selama PKL di Divisi Branding
Sehari-hari, peserta PKL di divisi branding akan mengasah banyak keterampilan penting, di antaranya:
- Kreativitas: menghasilkan ide kampanye yang segar.
- Komunikasi visual: membuat desain sesuai brand identity.
- Digital marketing: memahami cara kerja media sosial.
- Riset dan analisis: membaca data pasar untuk strategi branding.
- Manajemen waktu: menyelesaikan tugas dengan deadline tertentu.
Semua keterampilan ini sangat relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
9. Tantangan Sehari-hari di Divisi Branding
Tentu saja, PKL di divisi branding tidak selalu berjalan mulus. Ada tantangan yang biasanya dihadapi, misalnya:
- Ide kreatif yang ditolak karena kurang sesuai.
- Tuntutan deadline yang ketat.
- Perubahan strategi mendadak karena tren baru.
Namun, justru dari tantangan inilah peserta PKL belajar untuk lebih fleksibel, berpikir kritis, dan bekerja secara profesional.
10. Gambaran Nyata Sehari di Divisi Branding
Jika dirangkum, begini gambaran sederhana bagaimana PKL di divisi branding berjalan sehari-hari:
- Pagi: Briefing dan perencanaan tugas.
- Siang: Membuat konten visual, mengelola media sosial, atau melakukan riset.
- Sore: Diskusi ide kreatif atau membantu persiapan event.
- Akhir hari: Menyusun laporan aktivitas dan evaluasi.
Dengan rutinitas seperti ini, peserta PKL benar-benar merasakan pengalaman bekerja di dunia branding secara nyata.
Jadi, bagaimana PKL di divisi branding berjalan sehari-hari? Jawabannya adalah penuh dengan aktivitas kreatif, riset, pengelolaan media sosial, hingga persiapan event. Sehari-hari, peserta PKL tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung yang melatih kreativitas, komunikasi, analisis, dan manajemen waktu.
Pengalaman ini sangat berharga untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja, terutama di bidang branding, marketing, maupun komunikasi.
👉 Jika kamu ingin merasakan pengalaman nyata PKL di divisi branding dan mengasah skill yang relevan dengan dunia kerja, segera hubungi WhatsApp 0811-2829-002 atau ikuti informasi lengkapnya di Instagram @akademikombas. Jangan lewatkan kesempatan untuk belajar langsung dari praktik di dunia profesional!

